Sebagai warga Aceh Jaya melintasi kawasan krung sabee bukanlah
sebuah hal yang jarang dilakukan, meski tidak setiap hari dalam sebulan sekali
pasti ada, kemaren kebutulan jalan lintas nasional di kawasan Krung Sabee dalam
kondisi putus karena diterjang banjir, sebagi alternatif masyarakat bekerjasama
dengan TNI membuat jalan darurat yang sifatnya sementara sembari menunggu
jembatan di jalan nasional dapat berfungsi seperti semula. Disaat melintasi
jalur tersebut tentu tidak akan terhindarkan lagi kemacetan dikarenakan antrian
kendaraan yang hilir mudik mengingat masih suasana lebaran, secara tidak
sengaja saya melihat sebuah mobil truk yang di bagian bawah kaca terselip
sebuah tulisan “anti galau”, berawal dari tulisan kecil itu otak saya mulai
memikirkan tentang singkatan dari “anti Galau” lama saya mikir tetapi saya
tidak menemukan singkatan yang pas, tetapi saya tidak menyerah sambil
mengendarai sepeda motor saya terus memikirkan sebuah singkatan yang pas,
akhirnya saya mencoba menambah kata “pemuda” di depan “anti galau” saya mulai
mikir apa singkatan yang pas untuk “pemuda anti galau” otak saya mulai mutar
mengikuti irama ban sepeda motor yang terus berputar, tanpa butuh banyak waktu
saya menemukan sebuah singkatan yang menurut cocok untuk “ pemuda anti galau”
yaitu PANGA, ( Pemuda ANti GAlau), sambil terus melaju saya tersenyum kecil
sembari bergurau didalam hati ternyata kampung saya Panga memiliki kepanjangan
yang cukup menggelitik walaupun terkadang saya sebagai seorang pemuda warga
gampong keude PANGA pernah mengalami kegalauan juga... hehe... benar-benar
sebuah singkatan yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan...
Ok sebagai muqaddimah saya kira cukup, berbicara pemuda sudah pasti
pernah/sedang mengalami sebuah kegalauan, bisa jadi galau karena sekolah, galau
karena karier, atau galau karena sulit menentukan pasangan hidup seperti teman
saya Muhammad Reza. Tetapi tetap slow teman-teman semua penyakit itu ada
obatnya termasuk kegalauan, dengan ‘minum’ obat tersebut insya ALLAH kita akan
menjadi ‘warga’ PANGA (pemuda anti galau)....
kira-kira apa saja sih
‘obat’ galau itu???, mari kita simak beberapa paparan singkat di bawah ini:
1.
Mendekatkan
diri Kepada ALLAH
Sungguh ALLAH
Maha Kuasa, Maha mendengar, ketika kita mengalami kegalauan jangan pernah
berputus asa tetap yakin dan semangat karena ALLAH tidak akan menguji hambanya
melebihi kapasitas kemampuan seorang hamba tersebut, ingat janji ALLAH dalam AL-Qur'an,
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain) dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap" (QS Al-Insyirah 5-8)
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain) dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap" (QS Al-Insyirah 5-8)
2.
Menyambung
tali silaturrahmi.
Hidup ini begitu indah, kita tidak sendirian di dunia ini, kita
hidup bersama-sama dengan jutaan manusia lainnya, ini semua sangat bermanfaat
bagi kita, disaat pikiran buntu mengunjungi saudara di desa bukan sebuah ide
yang buruk yang bisa kita lakukan. Kehadiran orang lain begitu penting dalam
mengatasi kegalauan yang sedang kita alami.
3.
Bercerita
sama teman.
Punya teman tidak? Tentu saja punya, carilah teman yang bisa
menjaga rahasia kita, ceritakan semua permasalah/ penyebab kegalauan yang
sedang kita alami, dengan dukungan dan bantuan teman kita akan bisa bangkit
dari kegalauan yang sedang kita alami, tidak perlu malu untuk berbagi cerita
bersama teman.
4.
Ajak
tubuh anda untuk mengunjungi tempat yang belum pernah anda kunjungi.
Liburan, ya liburan.. kita perlu liburan agar pikiran kita kembali
tenang dan terbebas dari yang namanya galau. Pilih tempat liburan yang sesuai
dengan keadaan kantong kita, jangan berlebihan dalam memilih lokasi liburan
karena bisa merusak tujuan utama untuk menghilangkan kegalauan.
"pulau Reusam di Aceh salah satu tempat wisata yang begitu mempesona tanpa menguras banyak isi dompet"
5.
Perbanyak
baca Al- Qur’an.
Bukan maksud sok religius, tetapi sebagai seorang muslim harus saya
akui membaca Al-Qur’an beserta maknanya benar-benar membuat pikiran jadi segar.
Sungguh Al-Qur’an itu penawar segala penyakit.
“ Dan Kami turunkan dan Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan
rahmat bagi orang-orang yang beriman,”(QS Al-Israa : 82).
6.
Salurkan
hobi anda.
Menyalurkan hobi adalah sebuah cara yang paling ampuh untuk
mengatasi sebuah kegalauan, saya sering memperhatikan teman saya semasa kuliah
di Banda Aceh Muhammad Reza, disaat ia dilanda sebuah kegalaun ia ‘melarikan
diri’ ke lapangan bola untuk menyalurkan hobinya sehingga galaunya sedikit
berkurang, begitu juga dengan teman yang satu lagi Muhammad Yusuf disaat dilanda kegalauan ia
sering mengambil Handphone untuk nge-ping gadis-gadis yang ada di kontak bbmnya
karena ia hobi ping cewek kece... hehe peace yusuf...
Ok cukup sekian tips dari saya semoga bermanfaat dan kita menjadi
‘warga’ PANGA (pemuda anti galau ) yang kuat... Amin